Wednesday, 23 Syawwal 1440 / 26 June 2019

Wednesday, 23 Syawwal 1440 / 26 June 2019

Pap Smear tidak Perlu Setiap Tahun?

Selasa 20 Mar 2012 11:04 WIB

Red: Endah Hapsari

Kanker Serviks (ilustrasi)

Kanker Serviks (ilustrasi)

Foto: akbidmus.ac.id

REPUBLIKA.CO.ID, Selama ini para perempuan yang sudah menikah dan aktif secara seksual selalu diwanti-wanti agar melakukan tes pap smear setiap tahun. Namun, cerita yang beda justru datang dari AS.

Berdasarkan rekomendasi baru dari lembaga yang terkait dengan Departemen Kesehatan AS mengungkapkan, perempuan berusia 21-29 tahun hanya perlu pap smear tiap tiga tahun. Sedangkan yang di bawah 21 tahun justru tidak perlu pap smear sama sekali. Sedangkan perempuan sehat berusia 30-65 tahun hanya perlu pap smear tiap lima tahun sekali jika dikombinasikan dengan tes HPV untuk mengetahui kemungkinan kanker serviks.

Panduan ini sejalan dengan rekomendasi dari American Cancer Society dan American Society of Clinical Pathology yang merekomendasikan pap smear dilakukan tiap tiga tahun sekali.

Mereka juga melihat bahwa tes tiap tiga tahun justru dapat mencegah kemungkinan kanker sama saja dengan tes tiap tahun. Sedangkan tes tiap tahun justru membawa efek samping negatif seperti kemungkinan adanya hasil positif yang palsu, biopsi tak perlu yang justru menghadirkan risiko infeksi, komplikasi kehamilan, dan ketaksuburan serta stres yang tak perlu.

Sumber : abcnews
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA