Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Alat Gym yang Paling Efektif untuk Olahraga

Rabu 20 Feb 2019 11:08 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Wanita berolahraga.

Wanita berolahraga.

Foto: EPA
Ada beberapa alat yang melatih kebugaran otot dan kebugaran kardiovaskular bersamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian besar alat yang ditemukan di gym dirancang untuk melatih otot tertentu, biasanya otot primer dan satu atau lebih otot sekunder. Setiap alat efektif dengan caranya sendiri, namun sering kali waktu yang sempit tidak bisa mencukupi untuk menggunakan alat-alat tersebut secara optimal.

"Jika Anda terdesak waktu, ada beberapa alat yang melatih kebugaran otot dan kebugaran kardiovaskular Anda secara bersamaan," kata pelatih pribadi bersertifikat dan pelatih manajemen berat badan dengan American Council on Exercise Chris Gagliardi, dikutip dari Time, Rabu (20/2).

Rowing machine
Seperti berlari atau berenang, mendayung adalah latihan aerobik yang baik untuk memompa hati dan paru-paru. Namun, mendayung juga melatih otot yang beragam.

"Anda melewati pinggul dan kaki untuk memulai gerakan mendayung, Anda harus mengaktifkan inti Anda untuk mempertahankan postur, dan kemudian Anda memiliki keterlibatan lengan, bahu, dan punggung. Ini benar-benar latihan yang hebat," ujar Gagliardi.

Gagliardi merekomendasikan untuk meminta bantuan dari pelatih di gym untuk membantu memperbaiki bentuk gerakan mendayung. Saat mendayung, tidak disarankan mengunci lutut dan tidak membungkuk serta melengkungkan punggung.

Kesalahan yang terjadi dapat menyebabkan cedera atau latihan yang tidak efisien. Sebaliknya, untuk gerakan yang tepat, jaga kaki tetap longgar dan sedikit menekuk di lutut sambil menjaga punggung tetap lurus.

"Poros maju dan mundur harus berasal dari pinggul, bukan dari menekuk punggung Anda. tambahnya," ujar Gagliardi.

Air bike
Alat ini adalah sepeda statis yang memiliki pegangan tegak dan bergerak seperti mesin elips, serta roda kipas penghasil udara besar di bagian depan. Ini merupakan pilihan bagus untuk latihan keseluruhan tubuh.

"Sekali lagi, Anda mendapatkan komponen kardiovaskular, namun Anda juga meningkatkan kebugaran otot," kata Gagliardi.

Semua jenis olahraga bersepeda akan melatih tubuh bagian bawah. Dengan memanfaatkan alat air bike di gym, maka kegiatan seperti pengikat gerakan kaki, mendapatkan lebih banyak keterlibatan dari otot lutut dan pinggul akan didapatkan juga. Sementara itu, aksi dorong-tarik dari gagang tegak berfungsi sebagian besar otot utama tubuh bagian atas Anda.

"Ketika Anda mendorong, Anda menggunakan banyak otot di bagian depan tubuh, seperti dada dan otot bahu bagian depan, dan saat Anda menarik, Anda menggunakan otot punggung dan bahu belakang," ujar Gagliardi menambahkan.

Stair-climbing
Alat Stair-climbing juga memberikan kombinasi latihan aerobik dan tubuh bagian bawah yang sangat baik. "Anda akan melatih fleksor dan ekstensor pinggul Anda, fleksor dan ekstensor lutut Anda, glutes Anda dan paha belakang Anda," kata Gagliardi.

Satu hal hebat tentang alat stair-climbing adalah membangun kekuatan fungsional. Artinya, otot atau gerakan yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama seiring bertambahnya usia dan keseimbangan atau stabilitas yang buruk, latihan fungsional adalah cara yang bagus untuk mempertahankan kemampuan fisik.

Circuit training
Daripada menghabiskan seluruh waktu di salah satu dari tiga alat sebelumnya, memeras ketiganya menjadi satu adalah ide yang baik. Bahkan ketika hanya dapat mencurahkan lima menit untuk setiap peralatan itu cukup untuk membuat pembakaran yang baik.

Kalau mencari lebih banyak variasi, menurut  Gagliardi, latihan sirkuit adalah pilihan yang bagus. Pelatihan sirkuit adalah latihan yang melibatkan pengulangan string atau urutan latihan yang berbeda atau dalam hal ini alat bantu latihan.

Daripada tetap memakai satu mesin sampai selesai dengan itu, sebaiknya pindah dari satu ke yang lain dan kemudian mulai dari awal lag. Trik dengan pelatihan sirkuit adalah memastikan mesin secara berurutan tidak menggunakan otot yang sama persis, yang dapat membuat cepat lelah.

"Ini membantu untuk mengganti mesin tubuh bagian atas dan bawah," kata  Gagliardi.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA