Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Alasan Terkadang Orang Pingsan Ketika Takut

Selasa 15 Jan 2019 18:01 WIB

Rep: MGROL 117/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Perempuan pingsan

Perempuan pingsan

Foto: Boldsky
Ketika takut seseorang mengirimkan sinyal ke otak sehingga sinyal jantung melemah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Takut adalah sebuah perasaan tertekan atas sebuah ketidaksukaan terhadap sesuatu. Biasanya perasaan takut terjadi karena ada hal menyeramkan yang menghampirinya. Bisa juga karena ada hal yang membuatnya terancam.

Namun, bagaimana ekspresi seseorang ketika merasa takut? Umumnya sebagian orang akan kaget serta teriak secara kencang jika rasa takutnya cukup besar. Bahkan beberapa orang akan mengalami pingsan ketika merasa takut. Bagaimana itu bisa terjadi?

Dalam lansiran Healthline, sebuah pertunjukan Broadway baru - baru ini "1984" mendapati diri mereka pingsan selama beberapa adegan penyiksaan drama itu. Faktanya, Robert Icke, co-director drama itu, mengatakan kepada media bahwa para penonton sudah pingsan sejak pertunjukan itu mulai berjalan beberapa tahun lalu di London.

Meskipun pengunjung teater diperingatkan bahwa drama tersebut berisi penggambaran grafis kekerasan dan penyiksaan, Icke mengatakan adegan itu tidak jelas. Dia percaya pingsan terjadi karena imajinasi penonton.

Dr. Safwan Jaradeh, ahli saraf neuromuskuler dan ahli neurofisiologi di Stanford University di California, mengatakan bahwa adanya saluran yang berawal dari otak hingga membuat sinyal jantung melemah.

“Ketika seseorang melihat sesuatu yang menakutkan, menjijikkan atau menakutkan, mereka mengaktifkan pusat emosi di otak mereka, dan kemudian itu mengirimkan sinyal ke batang otak, yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang. Dan ketika mereka terhubung, Anda mendapatkan sinyal ke kabel untuk melebarkan pembuluh darah dan memberi sinyal ke jantung untuk melambat. Saat itulah pingsan terjadi", ungkap Jaredah, (2/1).

Dia menjelaskan bahwa secara normal ketika tekanan darah turun, detak jantung akan meningkat dan sebaliknya. Tetapi dalam kasus-kasus di mana orang pingsan, pensinyalan akan tercampur.

Jaredah mengatakan, Pembuluh darah melebar dan detak jantung melambat, dan sebagai hasilnya kombo penurunan tekanan darah dan perlambatan detak jantung menyebabkan seseorang pingsan. Jenis pingsan ini disebut sebagai sinkop vasovagal - penyebab pingsan yang paling umum. Ini sering terjadi saat melihat darah atau jarum atau ketika seseorang takut, dehidrasi, atau kepanasan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA