Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Migrain Banyak Dialami Warga Kota, Ini Cara Mengatasinya

Ahad 15 Jul 2018 06:45 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Perempuan migrain. Ilustrasi

Perempuan migrain. Ilustrasi

Foto: Hufingtonpost
Gaya hidup sehat diyakini mampu membantu meredakan migrain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Migrain bisa menjadi salah satu penyakit yang sulit ditangani. Dalam kasus ekstrim, penderita migrain mengalami mual, muntah, tekanan pada mata, dan peka terhadap suara serta cahaya.

Menurut studi oleh Pusat Kesehatan Akademis Universitas Cincinnati 2016 mengkonsumsi makanan olahan tinggi nitrit atau monosodium glutamate (MSG) dan banyak mengkonsumsi alkohol dapat memicu migrain. Sementara itu, konsultan pengobatan internal Fortis Hospital, Dr Joydeep Ghosh mengatakan migrain banyak dialami oleh orang-orang yang tinggal di kota metropolitan.

“Jumlah stres yang berlebihan, tekanan kerja, kehidupan malam, kurang tidur jauh lebih dominan di kota-kota metropolitan,” ujar Ghosh, dilansir dari Indian Express, akhir pekan ini.

Penderita migrain sering meminum obat untuk meredakan penyakitnya. Tetapi sebenarnya ada beberapa perubahan gaya hidup yang membantu meredakan migrain.

Makan teratur, tetap terhidrasi dan mengkonsumsi setidaknya delapan gelas per hari, serta membatasi asupan kafein bisa membantu mengurangi migrain. Para ahli juga menyarankan konsumsi makanan kaya magnesium seperti sayuran berdaun hijau (bayam dan kale), buah-buahan (buah ara, alpukat, pisang, dan raspberry), tumbuhan polong (kacang hitam, buncis, dan kacang merah), makanan laut (salmon, mackerel, tuna), dan sayuran seperti kacang polong, brokoli, kubis, kacang hijau, artichoke, asparagus, dan Brussels sprouts.

Selain itu, mengkonsumsi makanan kaya kalsium seperti kacang kedelai, white beans, kacang-kacangan, almond, whey protein dan makanan yang kaya karbohidrat kompleks serta serat. Tak ketinggalan makanlah buah-buahan non sitrun seperti ceri, cranberry, pir, dan plum. Kurangi konsumsi apel, pisang, persik, dan tomat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA