Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Miliki Kulit Sehat Bercahaya Bebas Biaya Perawatan Mahal

Senin 24 May 2010 22:51 WIB

Red: Ririn Sjafriani

Seorang wanita sedang makan buah.

Seorang wanita sedang makan buah.

Foto: corbis

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Jika Anda menginginkan kulit sehat bercahaya yang merah merona, maka sering-seringlah makan apel. Rahasia dari kulit sehat tidak terletak dari seberapa banyak Anda terpapar matahari atau jenis kosmetik yang Anda gunakan, namun konsumsi buah dan sayur segar.

Para ahli mengatakan, konsumsi buah dan sayur hanya dalam satu bulan dapat mengubah warna kulit yang pucat menjadi lebih indah. Peneliti juga menemukan, orang-orang lebih menyukai kulit sehat yang berasal dari konsumsi sayur dan buah.

"Kami telah memiliki bukti, asupan buah dan sayur dapat mempengaruhi warna kulit," ujar Ian Stephen dari Bristol University yang memimpin penelitian.

"Kam menemukan orang-orang lebih menyukai kulit dari pola makan dibandingkan efek dari matahari," ujarnya.

Dia meyakini karoten zaitu zat yang meneuntukan jenis pigmen yang ditemukan pada tanaman, merupakan rahasia dari sayur dan buah dapat menciptakan kulit bercahaya yang menarik.

Untuk penelitian tersebut, para partisipan diminta untuk menerapkan pola makan lengkap dengan lima porsi buah dan sayur setiap hari selama satu bulan. Partisipan tersebut difoto sebelum dan setelah studi.

Kemudian, foto mereka ditunjukkan pada orang yang tidak mereka kenal untuk menilai daya tarik mereka. Hasilnya, foto partisipan setelah studi dianggap lebih menarik dengan angka yang lebih tinggi.

Para peneliti, termasuk psikolog David Perrett dari St. Andrews University mengatakan, penelitian itu dapat mendukung kampanye hidung sehat yang dilakukan pemerintah.

Menyampaikan pesan pola makan sehat dapat membuat kulit menarik mungkin lebih efektif dibanding menekankan efek dari pola makan yang buruk untuk kesehatan.

"Sebagian besar orang tidak mengetahui efek pola makan terhadap warna kulit. Kami juga sangat terkejut dengan hasil penelitian itu," ujar Profesor Perrett.

Sumber : dailymail.co.uk
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA