Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Orang Jakarta tak Malu Lagi Suntik Botox

Senin 27 Jun 2016 11:03 WIB

Rep: MGROL 68/ Red: Indira Rezkisari

Perawatan botox

Perawatan botox

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perawatan botox dan filler makin hari makin banyak peminatnya. Hal ini terbukti dari hasil riset yang menunjukan bahwa saat ini terdapat empat prosedur estetika yang paling banyak dilakukan orang di seluruh dunia antara lain soft tissue filler, botox, skin tightening, dan slimming program.

Kehadiran filler dan botox bisa dibilang mengubah dunia kedokteran estetika. Terobosan terbaru dunia kedokteran estetika ini tidak seperti pendahulunya, yaitu prosedur pembedahan yang hanya mengencangkan dan meratakan kulit wajah, namun bekerja di bawah kulit untuk mengangkat cekungan dan mengembalikan elastisitas kulit yang mengendur seiring proses penambahan usia.

“Dulu bisa dihitung orang Indonesia yang melakukan prosedur botox dan filler untuk mempercantik wajah. Kalaupun ada yang melakukannya dilakukan diam-diam. Karena adanya stigma yang melekat di masyarakat prosedur ini dianggap negatif. Tapi zaman kan berubah, sekarang orang nggak perlu diam-diam dan malu lagi untuk melakukan botox dan filler,” ungkap dr Olivia Ong dipl. AAAM saat ditemui di kliniknya yang bernama Jakarta Aesthetic Clinic.

Olivia Ong mencoba membuka paradigma masyarakat Indonesia mengenai botox dan filler. Caranya dengan mengedukasi masyarakat Indonesia bahwa dua prosedur tersebut justru menampilkan kecantikan seseorang, menampilkan versi terbaik tanpa kehilangan jati diri mereka.

Botox dan filler dilakukan dengan melakukan suntik. Prosedur ini tentu tidak menyakitkan, selain itu prosesya cepat karena bisa dilihat langsung hasilnya, aman, tahan lama tapi tidak permanen, dan yang terakhir memberikan hasil natural karena memaksimalkan kecantikan seseorang tanpa mengubah wajah.

“Filler dan botox tidak ada batasan usia untuk dilakukan, melainkan adanya indikasi sesuai dengan kebutuhan. Karena botox pun bisa untuk bayi tapi dengan catatan untuk bidang kedokteran tertentu,“ ujar Olivia.

 
 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA