Saturday, 3 Jumadil Awwal 1439 / 20 January 2018

Saturday, 3 Jumadil Awwal 1439 / 20 January 2018

Warung Khusus Perempuan Hadir di Kota Malang

Kamis 11 January 2018 17:47 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Dwi Murdaningsih

Warung Syar'i Serba Sehat Ramah Perempuan yang belum lama ini diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang bersama Pondok Pesantren Al-Hikmah Al-Fathimiyah Malang.

Warung Syar'i Serba Sehat Ramah Perempuan yang belum lama ini diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang bersama Pondok Pesantren Al-Hikmah Al-Fathimiyah Malang.

Foto: Republika/wilda wizriyani

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Ada begitu banyak jenis warung atau kafe yang berada di Kota Malang. Namun sangat sedikit atau mungkin belum ada yang mengedepankan konsep perempuan.

Di lokasi Merjosari, Kota Malang tepatnya di Pondok Pesantren Al-Hikmah Al-Fathimiyah terdapat warung atau kafe dengan konsep perempuan. Kehadiran Warung Syar'i Serba Sehat Ramah Perempuan ini tak lepas dari rasa penghormatan pada sosok perempuan.

 

"Ini kemungkinan baru dan satu-satunya warung atau kafe yang dikhususkan untuk perempuan," ujar Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang, Fauzan Zenrif saat ditemui Republika.co.id di Pondok Pesantren Al-Hikmah Al-Fathimiyah Malang, belum lama ini.

 

Menurut Fauzan, selama ini perempuan seringkali merasa kesulitan mendapatkan kenyamanan dalam menikmati hidangan di suatu tempat makanan. Terkadang mereka harus menghadapi gangguan atau godaan dari laki-laki yang tak bertanggung jawab di sekitarnya. Untuk itu, dia menilai perlunya mendirikan warung makan khusus perempuan.

 

"Jadi kita kerjasama dengan pondok pesantren ini untuk membuat warung khusus perempuan dengan menekankan pada kenyamanan dan makanan yang enak tanpa harus diganggu laki-laki," kata dia.

 

Warung Syar'i Serba Sehat Ramah Perempuan merupakan salah satu produk dari program Badan Usaha Milik Madrasah (BUMM) Baznas yang belum lama ini diluncurkan. Hingga saat ini baru lima BUMM yang diluncurkan dari target 50 pada tahun ini. Keberadaan BUMM ini bertujuan agar dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat madrasah melalui kewirausahaan.

 

Pengelola Warung Syar'i Serba Sehat Ramah Perempuan, Djamila Ningsih mengungkapkan, tempat makan ini sebenarnya sudah direncakan sejak tiga bulan lalu dengan Baznas. Dengan modal awal, mereka akhirnya dapat mendirikan warung dengan penampilan cukup menarik.

 

Adapun sistem pelayanan di warung ini, Djamila mengatakan, menggunakan cara prasmanan. Dengan kata lain, para pembeli dapat menikmati dan mengambil makanan sesuai selera. Di warung dengan luas 12 x 25 meter ini, Djamila menerangkan, telah menyediakan sejumlah bangku dan meja yang enak dipandang. Mereka juga menyiapkan tempat lesehan bagi konsumen yang ingin menikmati makan sembari duduk.

 

"Dan laki-laki memang tidak boleh di sini, tapi kalaupun mau beli ya dibungkus," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika Setiap Minggunya

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES