Kamis , 19 October 2017, 19:31 WIB

Tips Jual Rumah di Lapak Online

Rep: Christyaningsih/ Red: Yudha Manggala P Putra
Olx
Jual properti secara daring (online). Ilustrasi
Jual properti secara daring (online). Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasarkan rumah atau tanah semakin mudah dengan kehadiran internet. Dengan memposting properti yang akan dipasarkan di dunia maya, jangkauan pembeli atau penyewa akan semakin luas. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita memutuskan untuk menawarkan properti melalui platform digital.

Chief Commercial Officer OLX Indonesia Agung Iskandar memaparkan sejumlah kiat agar properti lebih cepat dilirik pembeli. Ditemui pada Kamis (19/10), Agung mengatakan penjual harus memasang gambar properti yang representatif. "Jangan hanya memajang satu foto misalkan dari halaman depan saja, orang tidak akan tertarik," ungkapnya.

Sebagai contoh di situsnya, lanjut Agung, OLX menyediakan ruang untuk mengunggah delapan foto. "Disarankan maksimalkan ruang yang ada untuk sebanyak mungkin memberi gambaran properti kepada calon pembeli atau penyewa," kata dia.

Pastikan rumah atau bangunan yang difoto tidak dalam kondisi berantakan. Jangan biarkan barang-barang pribadi atau pakaian yang dijemur ikut mejeng di dalam foto. Hal lain yang penting diperhatikan adalah deskripsi properti. "Nilai jual apa yang ditonjolkan, itu harus jelas. Apakah dari segi lokasi, luas bangunan, dan sebagainya," papar pria berkacamata ini.

Memasarkan sesuatu secara daring mampu menggaet audiens lebih luas sehingga peluang memperoleh respons semakin banyak. "Namun konsekuensinya si pemasang iklan harus mau meladeni setiap respons yang masuk, bisa jadi jumlahnya sangat banyak," terangnya.

Di sisi lain, Agung juga mengingatkan kepada calon pembeli atau penyewa properti agar selalu berhati-hati. Pastikan surat-surat properti lengkap dan sah, jika perlu minta foto tambahan kepada pemasang iklan. "Jadwalkan bertemu dengan pemasang iklan untuk melihat langsung properti yang ditawarkan sebelum mengambil keputusan," ujarnya.