Senin , 30 May 2016, 09:45 WIB

Cuci Lokomotif Jadi Upaya Manusiawikan Kereta Api

Rep: MGROL 68/ Red: Indira Rezkisari
MGROL 68
Komunitas pecinta kereta mencuci turntable kereta yang umurnya sudah 100 tahun di Dipo Jatinegara, Ahad (29/5).
Komunitas pecinta kereta mencuci turntable kereta yang umurnya sudah 100 tahun di Dipo Jatinegara, Ahad (29/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kereta api merupakan layanan jasa transportasi masal yang makin hari kian diminati oleh masyarakat. Masyarakat menilai kereta api merupakan solusi model trasportasi tepat untuk menghindari kemacetan, sehingga waktu keberangkatan dan kedatangan di tempat tujuan bisa di perkirakan.

Untuk membantu PT KAI dalam merawat dan mejaga aset perkeretaapian, Indonesia Railway Preservation Society (IRPS) Wilayah Jakarta memiliki sebuah kegiatan yang unik, yaitu Cuci Lokomotif atau disingkat CiLok. Selain mencuci lokomotif, ada juga kegiatan mencuci Turntable atau alat putar lokomotif yang sudah berumur lebih dari 100 tahun dan masih berfungsi sampai sekarang. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 70 peserta dari anggota komunitas IRPS maupun dari komunitas lain pecinta kereta api ini memberikan kesempatan para peserta untuk mencuci secara langsung lokomotif yang siap beroperasi.

“Kami memberikan kesempatan untuk masyarakat yang ingin pegang kereta yang kelihatannya besar, kuat dan kokoh seperti teman sendiri. Acara lokomotif ini seperti memanusiawikan kereta api. Dan jarang sekali komunitas bisa melakukan kegiatan seperti ini.  IRPS sebagai mitra PT KAI bertugas untuk memberikan citra postif kereta api kepada masyarakat, buka PT-nya ya, tapi kereta apinya sebagai upaya pelestarian aset perkeretaapian. “ ujar Kordinator Wilayah Jakarta, Bayu Lindarto ditemui di Dipo Lokomotif Jatinegara dalam acara Cuci Lokomotif, Ahad (29/5)

Rencananya, selain dilaksanakan di Dipo Jatinegara, kegiatan cuci lokomotif ini akan menyasar ke lokasi-lokasi lainnya di Jakarta dan sekitaranya.

Para peserta mencuci lokomotif dibekali dengan spons, ember, sampo mobil dan perkakas lainnya yang dibutuhkan. Pecinta kereta api ini dengan riang membersihkan lokomotif yang menjadi kecintaan mereka bersama.

“Senang banget! Soalnya sebagai mitra PT KAI kita menjadi wadah penghubung antara masyarakat dan operator kereta untuk saling bersinergi dalam memberikan sosialiasi secara langsung kepada masyarakat tentang bagaimana kita sebagai pengguna kereta menggunakan transportasi kereta api dengan tata cara benar,” ucap Anjar, salah satu peserta Cuci Lokomotif dan anggota IRPS.

Pihak Dipo Lokomotf Jatinegara pun menyambut positif kegiatan semacam ini. Selain bisa melihat lokomotif dari dekat, para peserta juga bisa mengetahui pernak-pernik lokomotif, seperti bahwa tidak semua area bisa terkena air, bagaimana bentuk dashboard lokomotif, dan sebagainya. Pihak Dipo berharap, kegiatan ini bsa terus berlanjut di masa-masa mendatang.