Kamis , 20 April 2017, 15:28 WIB

Begini Cara Merawat Luka yang Tepat

Rep: desy susilawati/ Red: Esthi Maharani
Diabetes
Diabetes

REPUBLIKA.CO.ID, Spesialis perawatan luka, dr Adisaputra mengatakan masyarakat masih salah merawat luka kronis karena pengetahuan yang minim. Menurutnya pasien yang alami luka kronis, bahkan yang sudah berlubang pun masih bisa disembuhkan. Kuncinya adalah belajar merawat luka secara scientific.

“Sebenarnya kalau kita belajar, luka itu sama seperti bidang ilmu lain, dari awal kita sudah bisa tentukan, apakah kira-kira luka ini bisa sembuh atau tidak, apakah butuh tindakan operasi atau tidak, dari awal kita bisa tentukan, jadi bukan semata-mata uji coba, trial and eror,” ujarnya dalam konferensi pers Indonesian Wound Summit 2.0, Surviving The Shift From Volume to Value of Wound Care Quality, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Selain dokter yang merawat luka, keluarga dan pasien yang menderita luka kronis juga harus merawatnya. Misalnya luka kaki pasien penyandang diabetes. Yang harus dilakukan adalah meminimalkan tekanan pada kaki. Kalau perlu, pasien bisa membuat alas kaki khusus.

“Kadang-kadang karena biaya juga karena mahal, kita edukasi minimal paling murah jangan jalan, jangan buat napak, karena dengan begitu, itu faktornya besar sekali untuk menunjang supaya lukanya cepat sembuh, hal-hal sederhana seperti itu sangat membantu penyembuhan luka,” tambahnya.

Lalu kesalahan umum apa yang terjadi dalam penanganan luka?

Menurutnya, kesalahan umum dalam merawat luka salah satunya masalah menutup luka menggunakan kassa. Menurutnya ini paradigma awam yang beranggapan satu luka harus dijaga supaya kering. Padahal sebetulnya luka tetap harus dalam kondisi lembab dalam artian tidak kering dan tidak basah supaya jaringan baru bisa tumbuh dan luka bisa menutup.

Selain itu, sering menutup luka dengan kassa itu tidak benar karena kassa akan menyebabkan bakteri sangat mudah masuk dari luar, mengkontaminasi luka.

“Ada studi yang bilang bakteri bahkan bisa nembuh sampai 64 lapis kassa, ini secara teori kalau kita mau nutup luka dengan kassa, butuh kassa 65 lapis, ganti tiga kali sehari, tujuh hari seminggu, hitung saja cost-nya berapa,” tambahnya.