Ahad , 13 August 2017, 13:34 WIB

Peran Keluarga Bentuk Mental Pewirausaha Muda

Red: Hazliansyah
ist
Pemenang Nescafe Kickstart di Jakarta
Pemenang Nescafe Kickstart di Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap orang tentu punya mimpi membangun "kerajaanya" sendiri dalam dunia usaha. Tak ayal belakangan terus tumbuh pengusaha muda (Youth Entrepreneur) dengan berbagai ide-ide kreatif.

Bahkan tidak sedikit dari mereka yang berhasil menciptakan produk dan memasarkannya ke pasar luar. Pertanyaanya, apakah semua orang bisa menjadi seorang wirausaha?

Leonard Theosabrata, salah satu juri di ajang Nescafe Kickstart mengatakan, hal kunci seorang entrepreneur adalah dari pola pikir. Jika seseorang paham dan mengerti mengapa ingin menjadi seorang entreprenur, itu sudah menjadi satu modal awal yang kuat.

"Kalau ditanya tentang tips saya selalu jawab tidak ada, dan memang sebenarnya tidak ada. Tapi koornya, dasarnya adalah kenapa dulu mau menjadi seorang entreprenur," ujar Leonard saat pengumuman pemenang Nescafe Kickstart untuk kota Jakarta, beberapa waktu lalu.

Leonard mengatakan, dengan perkembangan teknologi informasi, masyarakat dapat dengan mudah menemukan cerita sukses seorang youth entrepreneur yang kemudian menjadi inspirasi bagi seseorang untuk melakukan hal yang sama.

Namun ketika menjalankan, orang tersebut baru bersentuhan dengan berbagai hambatan dan juga risiko.  

"Kalau dia nggak tahu maknanya apa, dia nggak akan bisa bangkit," ujarnya.

Karena itu Leonard menilai tidak semua orang bisa menjadi seorang entrepreneur. 

Kendati demikian, lanjut Leo, bukan berarti pola pikir itu tidak bisa dibentuk. Adalah keluarga yang berperan dalam membentuk pola pikir dan mental seorang entrepreneur.

"Kegagalan dan keberhasilan dibangunya dari keluarga. Terlalu dimanja nggak bagus, dipaksa juga nggak bisa," kata dia.

Leonard yang juga pendiri Indoestri serta co-founder The Goods Dept serta Brightspot Market mengatakan, ketika menerima anak didiknya, ia selalu menggali lebih dalam tentang kehidupan keluarganya. Bagaimana anak itu tumbuh, kehidupan keluarganya seperti apa dan lain-lain.

"Karena itu pengaruh ke mental, apa dia bisa jadi percaya diri, kuat mental atau bagaimana. Tapi yang jelas nggak ada resep yang pasti," ujar Leonard.

Nescafe Kickstart sendiri merupakan satu program dalam mendukung anak muda untuk terus mendukung kreativitas dan semangat inovasi mereka untuk berwirausaha sehingga dapat mewujudkan cita-citanya.

Category Marketing Manager RTD Beverages Nestle Indonesia, Jeffri Ricardo mengatakan, program ini digulirkan sejak April 2017 lalu dan menjaring sebanyak 5.000 anak muda dari Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan Jakarta dengan berbagai ide dan karya bisnis kreatifnya.

"Para pemenang terpilih dari setiap kota selanjutnya akan ikut serta dalam ajang pop-up maket untul label independen terbesar di Indonesia, Brightspot Market," kata dia.