Tuesday, 4 Jumadil Akhir 1439 / 20 February 2018

Tuesday, 4 Jumadil Akhir 1439 / 20 February 2018

Salt Bae Dilarang Taburkan Garam Khasnya

Rabu 07 February 2018 15:08 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Indira Rezkisari

Nusret Goekce alias Salt Bae.

Nusret Goekce alias Salt Bae.

Foto: EPA
Mengolah makanan tanpa sarung tangan dipandang sebagai pelanggaran.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK CITY -- Salt Bae merupakan salah satu juru masak yang belakangan ini sangat populer. Gayanya menabur garam di atas daging yang unik membuat Salt Bae terkenal.

Tapi ada ulasan yang tidak menguntungkan untuk restoran steak milik Salt Bae di Manhattan, Nusr-et. Ulasan tersebut datang setelah kurang dari dua pekan restoran Nurs-et dibuka.

Eater NY mengatakan kemungkinan Salt Bae telah melanggar peraturan kesehatan New York karena menaburkan garam dengan tangan kosong alias tanpa sarung tangan. Namun sekarang, seorang pelanggan tetap di Nusr-et Steakhouse Manhattan telah mengonfirmasi bahwa Nusret Goekce alias Salt Bae menggunakan sarung tangan untuk memberi garam pada steaknya.

Hanya saja ia sepertinya masih menaburkan garam dari lengan bawahnya sebelum menyentuh steak sesuai gaya khasnya. Hal itu terlihat dalam cuplikan Instagram baru-baru ini dari restorannya. Mengutip sebuah artikel di New York City Health Code, seperti dilansir Fox News, Eater NY mencatat gaya menaburkan garam (tanpa menggunakan sarung tangan) kemungkinan melanggar pasal 81.07 yangmenetapkan pekerja harus menggunakan peralatan untuk mencegah kontak tangan kosong dengan makanan siap saji.

Selanjutnya, yang dipertanyakan dari Salt Bae adalah mengapa ia memakai jam tangan yang mencolok. Pasal 81 menyebutkan pekerja yang menangani makanan tidak boleh memakai perhiasan di lengan atau di tangan mereka, kecuali gelang medis atau cincin tipis. Atas semua pelaporan Eater NY itu, seorang perwakilan Departemen Kesehatan Kota menuturkan akan menyelidiki masalah ini.

Restoran Goekce di New York City dibuka pada 18 Januari. Ia juga mengoperasikan 12 restoran lain di Turki, Dubai, Abu Dhabi, Qatar, dan Miami.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES