Jumat , 08 December 2017, 09:16 WIB

Nikmatnya Sayur Lawar, Makanan Langka Khas Bali

Rep: MGROL 99/ Red: Indira Rezkisari
MGROL 99
Lawar kacang panjang dan lawar jagung.
Lawar kacang panjang dan lawar jagung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Makanan lawar mungkin tidak familiar. Mendengarnya saja pun sedikit asing bagi sebagian orang apalagi memakannya. Jika Anda vegetarian, Anda akan menyukai makanan ini. Pasalnya, lawar adalah olahan sayuran yang dimasak dengan bumbu makanan khas Bali.

Apapun sayuran yang dimasak dengan bumbu ala Bali (base gede), yakni campuran lengkuas, kunyit, jahe dan kencur disebut dengan sebutan lawar. Lawar kacang misalnya, potongan kacang panjang ditumis ringan dengan bumbu base gede.

Jika biasanya kari dipadukan dengan daging, lawar punya sensasi yang beda. Cita rasa seperti kari dari rempah tersebut menyatu dengan renyahnya sayuran yang dimasak setengah matang. Hidangan ini paling enak disantap dengan nasi hangat dan lauk pauk lainnya.

“Lawar sendiri di Bali sudah langka, karena lawar merah yang asli kan menggunakan darah babi dalam memasaknya, tapi kalau di sini kita tidak memakai darah jadi kita sebut dengan lawar putih,” ujar Chef Mandif Warokka saat ditemui di Putu Made Restaurant, Senayan City, beberapa waktu lalu.

Chef Mandif menambahkan lawar merupakan menu pendamping makanan utama. Sajian ini cocok disandingkan dengan makanan utama khas Bali, ayam betutu misalnya. “Ada lawar jagung bakar, lawar kacang, lawar nangka yang bisa dicoba di resto ini,” lanjut Mandif.

Menarik mencobanya? Dengan menyiapkan sekitar Rp 30 ribu untuk tiap porsi, Anda sudah bisa menikmati lawar di Putu Made Restaurant, lantai 5 Senayan City, Jakarta Pusat.