Jumat , 08 December 2017, 08:46 WIB

Resto Putu Made Hadirkan Rasa Autentik Bali

Rep: MGROL 99/ Red: Indira Rezkisari
MGROL 99
Bebek Betutu dari Putu Made.
Bebek Betutu dari Putu Made.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesona Bali tidak semata memukau dari segi keindahan alamnya saja. Kuliner Bali juga banyak digemari, terutama mereka yang suka makanan kaya bumbu.

Tidak perlu jauh-jauh ke Bali, di Jakarta kini hadir Putu Made yakni sebuah restoran yang menyajikan makanan khas Bali. Terletak di lantai lima Senayan City, Jakarta Pusat, rumah makan ini mengusung istilah “Flavors of Bali” membawa makanan khas Bali ke ibu kota dengan rasa yang autentik dan tentu sayang untuk dilewatkan.

Salah satu menu andalan dari resto ini adalah Bebek Betutu. Bebek yang dimasak sekitar lima jam membuat dagingnya lembut saat dimakan. Saking lembutnya, Anda akan mudah melepaskan bagian daging bebek dengan tulang bebeknya.

Bumbu dan rempah khas Bali, yang biasa di sebut basa genep yakni campuran lengkuas, kunyit, jahe, dan kencur meresap dan menyatu dengan daun singkong yang dimasukkan ke dalam bebek sehingga menambah aroma tersendiri. Bebek betutu merupakan makanan khas Bali. Di Putu Made bebek betutu dimasak dalam oven dengan suhu rendah dengan waktu tertentu. Sebelum memasukkannya ke oven, bebek sudah dibumbui lalu dibalut dengan pelepah pohon palem  untuk mempertahankan ciri khas rasa masakan Bali.

Untuk menyantap bebek betutu ini, Putu Gede menyandingkannya dengan kuah rebusan bebek yang dinamai sup Komo bebek. Sup ini bisa dinikmati setelah menyantap hidangan bebek. Rasanya yang asin tapi menyegarkan cocok untuk menetralisir lemak dan rasa yang kuat dari bebek betutunya. Sungguh perpaduan yang pas.

Tidak hanya itu, satu set bebek betutu juga dilengkapi dengan sambal platter yang terdiri dari tiga jenis sambal khas Pulau Dewata. Ada sambal Bongkot, Klungkung dan Kelapa. Untuk rasa, sambal bongkot punya sensasi segar yang datang dari paduan kecombrang. Hampir sama seperti sambal bongkot, sambal kelapa terasa gurih dari kelapa, bedanya sambal ini tidak memakai kecombrang.

Jika Anda penyuka terasi, mungkin pilihan Anda jatuh pada sambal Klungkung yang terbuat dari terasi khas Bali. Terasi ini khusus didatangkan dari Klungkung dan menjadi salah satu tempat penghasil terasi terbaik di Bali.

Putu Made juga menyajikan aneka lawar. Biasanya di Bali, lawar merupakan sayuran seperti kacang panjang yang dimasak dengan bumbu basa genep. Tapi resto ini berinovasi dengan membuat lawar jagung bakar. Rasanya kaya rempah, manis dan renyah dari jagung.

Selain bebek betutu sebagai hidangan utama, Putu Made juga menawarkan Sop Ikan Tenggiri, Sate Platter, Bebek Goreng Ubud, dan Ekor Tenggiri Bakar. Kemudian ada Pisang Raid dan Klepon Isi Nangka yang bisa Anda nikmati sebagai menu penutup.

Semua hidangan dalam resto ini bisa Anda nikmati sambil duduk santai. Sempatkan pula berfoto karena interior Putu Made dibuat unutk mencerminkan busaya yang kuat dari Pulau Bali dan dikemas dalam bentuk yang modern dengan menampilkan restoran di Pulau Dewata.

Uniknya, resto ini memiliki konsep dapur ‘Live Grill’, pengunjung bisa melihat proses memasak secara langsung. Untuk setiap menu yang dipanggang, Putu Made menggunakan sabut kelapa guna mempertahankan rasa autentiknya. Selain bisa menikmati makanan kaya rempah, tentu Anda mendapatkan pengalaman bersantap yang unik.

Resto yang berada di bawah naungan Boga Group ini buka sejak 7 Desember 2017. Dengan menggandeng Chef Mandif Warokka, diharapkan dapat menciptakan cita rasa makanan Bali yang dapat diterima oleh semua kalangan.

"Semua orang tahu tempat wisata di Bali. Tapi belum tentu tahu kulinernya. Beda dengan Korea yang dikenal dengan wisata juga kulinernya. Kita ingin menjadi ambassador Bali untuk memperkenalkan masakan Bali ke dunia," ungkap Presiden Direktur Boga Grup, Kusnadi Rahardja.

Dengan harga mulai dari Rp 29 ribu sampai dengan Rp 650 ribu untuk makanan dan Rp 15 ribu sampai Rp 95 ribu untuk minuman Anda bisa mencicipi lezatnya makanan bali dengan suasana khas Bali di Putu Made.