Kamis , 14 September 2017, 08:07 WIB

Cendol Lele? Hmm.. Seperti Apa Rasanya

Red: Andi Nur Aminah
Yuotube
Cendol Lele buatan Muhammad Rohman, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung
Cendol Lele buatan Muhammad Rohman, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG TIMUR -- Ikan lele dibuat menjadi cendol? Hmm... Seperti apa ya rasanya? Ternyata, ikan lele yang mudah ditemukan di berbagai tempat saat ini, menggugah seorang mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung, Muhammad Rohman untuk membuat inovasi produk baru.

Ikan lele yang kerap ditemukan dalam berbagai olahan lauk, di tangan Rohman, diubahnya menjadi cendol. Kepiawaiannya meracik ikan lele menjadi berbagai produk olahan termasuk cendol lele ini, megantarkannya menjadi kandidat ajang pemilihan pemuda pelopor tingkat nasional 2017.

Lalu bagaimana rasanya? Rektor UNU Dr Nasir, salah satu orang yang telah mencoba langsung cendol lele itu. Menurutnya, cendol lele tersebut adalah makanan yang unik karena kandungan gizinya lebih banyak dibandingkan dengan cendol yang di jual pada umumnya. "Saya sudah mencobanya, rasanya enak dan tidak amis," ujarnya.

Rohman mengemukakan cendol lele buatannya terbuat dari bahan baku ikan lele, beras, dan sagu. Menurut dia, ide pembuatan cendol lele itu muncul karena ingin masyarakat menyukai makan ikan lele lewat cendol lele itu. "Karena ada sebagian orang tidak suka makan lele karena baunya amis, padahal gizi dan proteinnya banyak," ujarnya.

Proses pembuatan cendol lele, Rohman menerangkan sangat mudah. Caranya, ikan lele yang telah dibersihkan terlebih dahulu dikukus selama 15 menit. Dagingnya dipisahkan dari duri dan kulit. Selanjutnya, daging lele dicampur daun pandan sebagai penghilang bau amis serta dicampur tepung beras dan sagu.

Langkah berikutnya, adonan tadi dimasak sampai matang. Setelah mengental, adonan dimasukkan ke pencetakan khusus cendol sehingga menjadi butir-butir cendol. Untuk penyajiannya, sama dengan cendol lainnya, yakni disajikan dengan santan dan gula merah.

M Rohman selama ini menjual cendol lelenya secara berkeliling dengan sepeda motornya. Cendol lele buatannya itu disukai banyak orang. Hasil penjualan cendol lele M Rohman digunakan untuk membiayai kuliahnya.

Selain membuat cendol lele, Rohman ternyata juga membuat kopi lele dan getuk lele. "Kopi lele dibuat dari kopi Lampung, bahannya kopi dan ikan lele. Proses pembuatannya sangat mudah. Ikan lele dioven sampai kering kemudian ikan lele yang sudah kering diblender lalu disangrai bersama kopi. Perbandingannya 50:50, tapi hasilnya tidak bau amis," ujar dia pula.

Sumber : Antara