Sabtu , 12 August 2017, 06:18 WIB

Mengolah Ikan Menjadi Es Dawet

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari
Republika/Dwina Agustin
Es datin menggunakan olahan ikan sebagai pengganti buliran dawet.
Es datin menggunakan olahan ikan sebagai pengganti buliran dawet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikan banyak dikenal sebagai makanan untuk hidangan pembuka atau utama. Pernahkah Anda membayangkan jika ikan dibuat hidangan penutup berasa manis?

Mungkin terdengan aneh jika ikan disulap menjadi hidangan penutup, apalagi menjadi minuman manis. Namun, bukan berarti itu tidak mungkin terjadi. Buktinya, Endang SN dari Batam menbuat Es Datin atau Dawet Patin.

"Ide awalnya pengen buat hidangan yang tidak harus melulu memperlihatkan bentuk ikan-ikan itu," kata Endang yang merupakan ibu rumah tangga di acara final "Lomba Masak Ikan Nusantara" di Jakarta, Jumat (11/8) malam.

Endang menjelaskan jika memang banyak yang sedikit tidak percaya dengan hidangan yang dibuatnya. Bagaimana caranya ikan bisa menjadi dawet dan dihidangkan dengan gula merah dan santan?

Membuat dawet dari ikan patin ini tidak sulit, hanya dengan mencampur daging ikan dan tepung beras saja. Perbandingan yang digunakan 60 persen daging ikan dan 40 persen tepung beras.

"Untuk menghilangkan bau amisnya tinggal diuleni aja daging ikan yang akan digunakan dengan daun pisang, ya, daun pisang bisa hilangkan bau amis," kata warga Batam asal Papua itu.

Rahasia dawet Endang tidak bau sama sekali karena penggunan daun pisang yang diuleni daging ikan. Dengan cara itu akan melunturkan bau ikan yang terkenal agak amis.

Dia pun menceritakan, jika anak pertamanya tidak terlalu suka makan ikan. Namun ketika ditawari Es Datin anaknya pun mau dan tidak merasakan amis.

Bahkan, Endang meyakinkan jika minumannya itu dapat menggunakan olahan daging ikan apa pun, baik ikan tawar atau ikan laut. Hanya saja dia memilih menggunakan patin karena harga yang cukup murah dan memang ikan asli Indonesia.