Senin , 19 June 2017, 15:48 WIB

Nikmatnya Hotpot dengan Kaldu Kolagen

Rep: Nora Azizah/ Red: Indira Rezkisari
Republika/Nora Azizah
Bijin Nabe menawarkan menu 'makan cantik' berupa shabu-shabu original hotpot.
Bijin Nabe menawarkan menu 'makan cantik' berupa shabu-shabu original hotpot.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Shabu-shabu berkuah kaldu memang umum ditemui. Tapi, bagaimana bila kuah kaldunya diberi sentuhan baru berupa manfaat kolagen? Hal ini tentu belum banyak dijumpai. Kolagen merupakan salah satu unsur protein yang terdapat di dalam tubuh manusia. Secara alamiah tubuh manusia mampu memproduksi kolagen dengan mandiri. Namun, jumlahnya memang tak bisa sama antara orang dengan lainnya.

Salah satu manfaat terbesar kolagen, yakni memperlambat penuaan dini pada kulit. Hal tersebut membuat para perempuan berlomba-lomba memboyong produk kecantikan beriming-iming kandungan kolagen dengan cukup besar. Pesona kolagen membuat AP Company sebagai perusahaan Jepang yang bergerak di bidang pembuatan, distribusi, dan penjualan bahan makanan mencoba bisnis baru berupa restoran dengan menggunakan bahan baku kolagen.

AP Company resmi membuka gerai restoran Bijin Nabe Beauty Hotpot di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dari namanya saja sudah bisa dipastikan pengunjung akan mendapat asupan makanan dengan nilai tambah mempercantik kulit. Bijin Nabe menawarkan menu 'makan cantik' berupa shabu-shabu original hotpot khas Bijin Nabe. Sebenarnya cara masaknya hampir sama dengan shabu di restoran khas Jepang lainnya. Hanya saja kuah kaldu kental berwarna seperti putih susu membuatnya berbeda. Putih susu tersebut berasal dari kandungan kolagen.

Kolagen pada kaldu berasal dari rebusan tulang sum-sum dan daging ayam khas Jepang, yakni Jidori. Ayam Jidori seperti daging sapi Wagyu atau sapi Kobe khas Jepang sehingga membuatnya spesial dan berbeda dari ayam dari negara lain. Tulang dan daging direbus selama kurang lebih delapan jam untuk mendapatkan hasil kaldu kolagen sempurna. "Kolagen memang kami datangkan langsung dari Jepang, namun kami juga menggunakan bahan makanan lokal," ujar Direktur AP Company Hiromi Kasai dalam acara pembukaan Bijin Nabe di Plaza Senayan.

Benar saja. Begitu kaldu kolagen terhidang, kepulan asapnya langsung mengeluarkan aroma gurih ayam. Beberapa isian lainnya, seperti aneka jamur dan sayuran mengisi penuh hotpot panas. Uniknya, daging ayam yang dicampurkan sudah matang sehingga tidak perlu merebusnya terlalu lama. Daging ayam dibuat matang agar perebusan tidak mengganggu tekstur bahan makanan lain yang cepat masak. Ada tiga macam sambal yang bisa digunakan, yakni sambal yuzu khas Jepang, sambal bawang, dan saus sambal.

Satu paket original Bijin Nabe dibanderol seharga kurang lebih Rp 250 ribu. Paket tersebut bisa dinikmati untuk dua sampai tiga orang. Menikmati Bijin Nabe juga tambah sedap dengan seduhan hangat teh hijau khas Jepang. Selain menu rebusan shabu-shabu, pengunjung juga bisa mencoba menu lain, seperti Sushi atau Tempura. Meski berasal dari Jepang, Bijin Nabe ternyata tidak mempunyai gerai di Negeri Sakura tersebut. Bijin Nabe justru terkenal di Singapura, Filipina, dan Cina.



Berita Terkait