Sabtu, 11 Ramadhan 1439 / 26 Mei 2018

Sabtu, 11 Ramadhan 1439 / 26 Mei 2018

Konsumsi Ikan Berlemak Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Ahad 22 April 2018 06:55 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Indira Rezkisari

Konsumsi ikan baik bagi kesehatan jantung.

Konsumsi ikan baik bagi kesehatan jantung.

Foto: EPA
Konsumsi ikan berlemak dianjurkan empat kali sepekan.

REPUBLIKA.CO.ID, HELSINKI -- Mengonsumsi ikan berlemak secara rutin, setidaknya empat kali dalam sepekan, diklaim bisa meningkatkan jumlah kolesterol baik dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Hal ini berdasarkan temuan dari tim peneliti Universitas Eastern of Finland.

Hasil penelitian itu menunjukkan, lemak ikan dapat meningkatkan ukuran dan komposisi lipid pada partikel High-Density Lipoprotein (HDL), atau yang biasa dikenal sebagai kolesterol baik, pada pasien dengan ganggunan metabolisme glukosa. Tidak hanya itu, konsumsi 30 mililiter (ml) minyak Camelina, yang memiliki kandungan asam Alpha-Linolenic tinggi, bisa menurunkan jumlah partikel Intermediate-Density Lipoprotein (IDL). Minyak Camelina diketahui termasuk dalam asam lemak Omega-3.

IDL merupakan bentuk awal dari Low-Density Lipoprotein (LDL), yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat dan menjadi salah satu penyebab penyakit jantung. Penelitian sebelumnya juga menunjukan, asam lemak Omega-3 pada ikan memiliki efek yang cukup baik terhadap komposisi dan ukurang Lipoprotein.

''Dua perubahan ini, komposisi dan ukuran Lipoprotein, dapat membantu menurunkan risiko munculnya penyakit jantung,'' tulis hasil penelitian tersebut, seperti dikutip Indian Express.

Hasil penelitian telah dimuat di jurnal kesehatan, Molecular and Food Research. Dalam studi tersebut, tim peneliti melakukan pengamatan terhadap 100 orang Finlandia, baik pria dan wanita berusia antara 40 hingga 72 tahun, yang mengalami gangguan metabolisme glukosa. Partisipan dalam studi tersebut dibagi menjadi empat kelompok.

Pada kelompok pertama, partisipan diberikan Minyak Camelina. Kemudian kelompok kedua diberikan asupan lemak ikan. Sedangkan, pada kelompok ketiga mendapatkan makanan tambahan berupa ikan tanpa lemak, dan kelompok terakhir tidak mendapatkan asupan tambahan. Waktu penelitian ini berjalan selama 12 pekan. Hasilnya, kelompok pertama dan kedua memiliki tingkat kolesterol HDL yang tinggi dan tingkat kolesterol IDL yang rendah. ''Sementara dua kelompok terakhir tidak mengalami perubahan dalam hal ukuran dan komposisi partikel Lipoprotein dalam tubuh mereka,'' tulis keterangan di penelitian tersebut.

Beberapa jenis ikan berlemak adalah salmon, makerel, sarden, ikan herring, trout, anchovy, ikan lele, dan udang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES