Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Tren Makanan Vegetarian Cepat Saji, Apakah Sehat?

Rabu 14 March 2018 01:11 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Winda Destiana Putri

Makanan vegetarian. Ilustrasi

Makanan vegetarian. Ilustrasi

Foto: CNN
Tak semua makanan berlabel vegetarian menyehatkan.

REPUBLIKA.CO.ID, Bukan rahasia jika konsumsi sayur-mayur dan buah-buahan dapat memberi banyak dampak menyehatkan bagi tubuh. Tak heran, kehadiran opsi makanan vegetarian pada restoran cepat saji mendapat respon positif dari masyarakat yang peduli akan kesehatan.

 

Selain kaya akan beragam pangan nabati yang identik dengan efek menyehatkan, makanan vegetarian cepat saji juga bisa didapatkan dengan mudah dan cepat. Sayangnya, anggapan ini tak selamanya benar. Tak semua makanan berlabel vegetarian atau vegan secara otomatis menjadi makanan yang menyehatkan. Makanan vegetarian cepat saji bisa saja mengandung jumlah kalori, lemak jenuh dan sodium yang sama banyaknya dengan makanan cepat saji non vegetarian.

Makanan vegetarian atau vegan bisa kehilangan efek menyehatkannya jika diolah dengan cara yang tidak benar. Sebagai contoh, makanan vegetarian diolah dengan cara digoreng (deep fried) dan dibaluri oleh saus keju maupun krim yang tinggi kalori. Belum lagi jika opsi makanan vegetarian ini disajikan dengan kentang goreng, nasi maupun roti dalam porsi besar.

"(Opsi vegetarian cepat saji) ini mungkin bukan opsi tersehat dalam menu," jelas ahli gizi Sharon Palmer, seperti dilansir CNN.

Palmer mencontohkan sebuah menu sandwich dari sebuah restoran cepat saji vegetarian. Menu sandwich ini terdiri atas falafel, hummus, peperoncini serta saus schug dan saus tatziki. Meski terlihat sehat, menu sandwich ini memiliki 1100 kalori, 10 gram lemak jenuh dan 2380 mg sodium. Kalori dan sodium dalam sandwich tersebut jauh melebihi kalori dan sodium yang terdapat dalam menu BicMac dari McDonald's.

Oleh karena itu, Palmer menekankan bahwa tidak semua makanan dengan label 'vegetarian' ataupun 'vegan' memiliki kandungan nurtisi yang lebih unggul. Palmer menyarankan agar konsumen yang ingin beralih ke makanan sehat ala vegetarian lebih mewaspadai menu makanan yang mereka pilih.

Salah satu trik yang direkomendasikan Palmer adalah memilih opsi makanan yang terdiri dari banyak sayuran seperti salad. Menu vegetarian lain yang bisa dijadikan pertimbangan adalah menu yang terdiri atas gandum utuh seperti quinoa atau roti gandum.

Konsumen yang ingin memilih menu vegetarian sehat juga bisa mempertimbangkan sajian protein yang sederhana. Sebagai contoh, kedelai atau patty burger dari sayuran.

"Jangan berlebih dalam menggunakan saus, krim dan keju," tutur Palmer.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES