Rabu , 06 December 2017, 07:34 WIB

Asam Lemak Trans pada Susu yang Jadi Polemik

Rep: Rossi Handayani/ Red: Indira Rezkisari
Pixabay
Segelas susu sapi.
Segelas susu sapi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Susu mengandung beberapa komposisi, termasuk salah satunya adalah asam lemak. Dalam segelas susu, rata-rata mengandung 3-4 persen lemak susu. Dari lemak susu tersebut terdapat 3,7 persen asam lemak trans.

Namun, bagaimana dengan kandungan asam lemak trans susu, baguskah untuk tubuh? Ahli Gizi, Dr. Marudut MPS mengatakan, asam lemak trans pada susu berbeda dengan olahan pangan lainnya.

Ia mengungkapkan, susu memiliki asam lemak trans yang dihasilkan melalui biohidrogenasi, dengan bantuan enzim bakteri yang terdapat di saluran pencernaan. Sedangkan asam lemak trans pada pangan olahan Iainnya seperti margarin, dihasilkan melalui proses hidrogenasi, atau penambahan atom hidrogen.

"Asam lemak trans proses hidrogenasi sangat berbeda pengaruhnya terhadap kesehatan, dibandingkan proses biohidrogenasi," ujar Dr. Marudut di Jakarta, Selasa (5/12).

Ia menjelaskan, penelitian pada orang dewasa multi etnik kohort di Amerika menemukan semakin tinggi sirkulasi asam trans palmitoleat, merupakan biomarker risiko diabetes yang Iebih rendah. Dan pada konsentrasi yang Iebih tinggi penurunan risiko diabetes melitus dua kali lipat, dibandingkan dengan konsentrasi yang Iebih rendah.

Konsentrasi asam Iemak trans palmitoleat, berhubungan dengan penurunan 19 persen trigliserida, menurunkan insulin puasa 9,1 persen, menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 2,4 mm Hg, dan menurunkan insiden diabetes. Hasil penelitian ini konsisten dengan meta analisis, dan sistematik review yang dipublikasi 2015 dari 50 penelitian, asam lemak trans khususnya asam trans palmitoleat dapat menurunkan insiden diabetes melitus.

Selain itu, hasil meta analisis dan sistematik review tersebut ditemukan dari 73 penelitian, kematian karena penyakit jantung koroner tidak berkaitan dengan asam Iemak jenuh, dan asam lemak trans dari susu. Namun, berkaitan dengan asam Iemak trans dari produk industri hasil hidrogenasi.

"Dan yang lebih mengejutkan, hasil meta analisis dari 22 penelitian yang dipublikasikan tahun 2016 menunjukkan bahwa, asupan susu yang tepat dapat membantu menstabilkan berat badan pada orang dewasa," ujarnya.