Kamis , 14 September 2017, 06:17 WIB

Tinggal Dekat dengan Resto Fast Food Berbahaya Bagi Anak

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari
pixabay
Makanan cepat saji
Makanan cepat saji

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lingkungan ternyata punya andil dalam mempengaruhi risiko kegemukan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tinggal berjarak 1 km dari restoran cepat saji dapat meningkatkan risiko kegemukan pada anak.

Untuk mencapai kesimpulan tersebut, tim peneliti melibatkan lebih dari 1.500 anak sekolah di Inggris. Tim peneliti dari University of the West of England (UWE) menganalisa berat badan anak-anak tersebut dengan jarak tempat tinggal mereka dari restoran cepat saji.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tinggal cukup dekat dengan restoran cepat saji cenderung mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Kecenderungan peningkatan berat badan ini terjadi sejak tahun pertama sekolah hingga akhir masa sekolah.

"Penelitian kami menambah bukti yang sudah ada bahwa lingkungan tempat tinggal memainkan peran penting dalam peningkatan kasus obesitas," ujar ketua peneliti Matthew Pearce seperti dilansir Daily Mail.

Seperti diketahui, kasus kegemukan dan obesitas pada anak cukup meningkat tajam. Di Inggris misalnya, hampir setengah juta anak-anak berusia di bawah 10 tahun sudah masuk ke dalam kategori obesitas.

Jika dibiarkan, kondisi memprihatinkan ini dapat berdampak lebih buruk di masa depan. Bukan tidak mungkin jika di masa depan akan terjadi lonjakan kasus penyakit jantung, diabetes, kanker hingga stroke akibat obesitas di masa kecil.

Hal ini diperkuat dengan penelitian lain yang menunjukkan bahwa obesitas di usia 10 tahun akan membuat kerusakan arteri 25 tahun kemudian. Risiko ini tetap ada meski anak tersebut telah menurunkan berat badan.

"Memahami penyebab obesitas ini sangat penting untuk melindungi kesehatan anak di masa depan. Obesitas itu didorong oleh banyak faktor yang rumit," jelas Pearce.

Pearce mengatakan penelitian yang ia dan tim lakukan sejauh ini hanya menunjukkan bahwa ada hubungan antara jarak rumah dari restoran cepat saji dengan risiko obesitas anak. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui lebih lanjut terkait faktor lingkungan tempat tinggal dengan kegemukan pada anak.

"Mungkin kaitan ini juga dikarenakan aspek lain dari lingkungan tempat tinggal, seperti infrastruktur untuk bersepeda dan berjalan," ungkap Pearce.