Jumat , 19 May 2017, 06:38 WIB

Pagi-Pagi Mulut Terasa Asam? Hati-Hati Gangguan Pencernaan

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Esthi Maharani
M Syakir/Republika
Periksa gigi
Periksa gigi

REPUBLIKA.CO.ID, Karies gigi umumnya timbul karena kondisi kebersihan mulut yang kurang terjaga dengan baik. Karies gigi yang terjadi pada gigi belakang bisa menjadi pertanda adanya penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD merupakan gangguan pencernaan akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.

"Bahkan bisa sampai ke mulut," terang spesialis penyakit dalam dari Digestive Clinic Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) dr Hardianto Setiawan SpPD KGEH dalam diskusi kesehatan di SHKJ.

Terkait karies gigi bagian belakang dalam kasus GERD, Hardianto mengatakan asam lambung kadang tak terasa naik saat tidur. Asam yang naik saat tidur dan mengenai gigi bagian belakang setiap malam ini dapat memicu terjadinya karies.

"Sering pagi-pagi (saat bangun) mulut terasa asam," tambah Hardianto.

Karies gigi pada bagian belakang hanya salah satu dari gejala yang mungkin timbul akibat GERD. Salah satu gejala lain dari GERD ialah rasa terbakar pada dada yang kadang menuju kerongkongan dan disertai dengan naiknya rasa asam ke mulut.

Nyeri dada mendadak juga menjadi salah satu gejala GERD. Akan tetapi nyeri dada akibat GERD berbeda dengan nyeri dada akibat penyakit jantung. Hardianto mengatakan nyeri dada akibat GERD akan hilang dalam waktu sekitar 10 menit setelah minum air putih dan sedikit obat maag.

"Tapi kalau nyeri menetap, seperti rasa tertekan atau terhimpit, napas kurang, tekanan nadi cepat, tekanan darah turun, itu hati-hati kelainan jantung," ungkap Hardianto.

Beberapa gejala GERD lainnya alah kesulitan menelan, suara serak, sakit tenggorokan sering bersendawa sinusitis berulang dan kembung pada lambung. Penderita GERD disarankan untuk menghindari konsumsi cokelat, bawang merah, bawang putih, kopi, teh, alkohol, tomat, cabai dan soda berlebihan