Kamis , 18 May 2017, 12:19 WIB

Tanda yang Perlu Diwasapadai Saat Kadar Gula Darah Meningkat

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Indira Rezkisari
Republika/Wihdan Hidayat
Aktivitas fisik atau berolahraga dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Serta membantu menyembuhkan penyakit yang terlanjur di deritanya.
Aktivitas fisik atau berolahraga dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Serta membantu menyembuhkan penyakit yang terlanjur di deritanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Gaya hidup memang sangat mempengaruhi sisi kesehatan siapapun termasuk kadar gula yang dimiliki di setiap orang. Jika seseorang tidak bisa mengontrol kadar gula dari gaya hidupnya, maka akan sangat mudah terkena penyakit seperti diabetes.

Untuk lebih mengetahui hal ini, coba ketahui tanda-tanda yang perlu diwaspadai saat kadar gula darah meningkat.

Pertama, seseorang harus waspada saat mulai merasa buang air kecil berkali-kali dalam sehari. Bahkan, kegiatan ini terus-terusan terasa sampai malam hari. Jika ini terjadi, kadar gula darah individu terkait kemungkinan besar tengah mengalami peningkatan.

Rasa haus yang konstan dapat juga menunjukkan bahwa darah seseorang mengandung banyak gula. Hal ini hingga pada akhirnya akan memberi tekanan lebih pada ginjal. Setelah itu, membuat individu akan mengeluarkan lebih banyak cairan akibat minum terlalu banyak.

Merasa lelah setiap saat merupakan indikasi adanya peningkatan kadar gula pada tubuh. Bila terlalu banyak gula dalam darah, itu berarti sel seseorang tidak mampu mempengaruhi ototnya. Hal ini jelas akan membuat seseorang merasa cepat lelah.

Tanda selanjutnya, yakni mulut terasa kering. Karena sering buang air kecil, tubuh akan mengalami dehidrasi sehingga mulut terasa kering. Tingkat konsentrasi juga menjadi rendah karena  kelelahan yang tak tertahankan.

Akibat gula darah yang meningkat, lensa mata pun akan membengkak. Hal ini berarti bisa mengganggu kemampuan seseorang untuk melihat dengan benar. Tubuh juga selalu merasa kelaparan sepanjang waktu mengingat tingkat gula darah tinggi tidak bisa mengubahnya menjadi energi.

Tingkat gula yang besar juga dapat mempengaruhi sistem peredaran darah, arteri dan saraf seseorang terganggu. Jika sudah terkena diabetes, tangan dan kaki akan terasa mati rasa karena adanya masalah pada arteri dan saraf. Gula darah tinggi juga dapat mempengaruhi kemampuan pencernaan tubuh.

Tanda terakhir, yakni saat merasa kehilangan banyak berat badan. Jika tidak ada alasan yang masuk akal mengapa itu dapat terjadi, ini bisa menunjukkan bahwa kadar gula darah meningkat, dilansir dari Times of India.