Sabtu , 22 April 2017, 02:05 WIB

Jalani Operasi di India, Wanita Terberat di Dunia Ini Bobotnya Susut 250 Kg

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Reiny Dwinanda
Indian Express
Dengan bobot 500 kg, Eman Ahmedmemegang rekor sebagai
Dengan bobot 500 kg, Eman Ahmedmemegang rekor sebagai "Wanita Terberat di Dunia". Setelah menjalani operasi bariatrik di Mumbai, India, berat badannya berkurang menjadi 250 kg.

REPUBLIKA.CO.ID, MESIR -- Memiliki bobot awal 500 kg, Eman Ahmed memegang rekor sebagai "Wanita Terberat di Dunia". Bobot perempuan asal Mesir itu kini telah susut menjadi 250 kg setelah menjalani operasi bariatrik.

Tiga bulan lalu, Eman dibawa ke rumah sakit Saifee di Mumbai, India untuk mendapatkan perawatan. Di sana, Eman menjalani operasi bariatrik di bawah pengawasan dr Muffazal Lakdawala. Setelah operasi, berat badan Eman berkurang hingga separuhnya. 

Sang dokter pun membagikan video perubahan Eman pasca operasi di media sosial. “Eman akhirnya telah bisa menggunakan kursi roda dan duduk untuk waktu yang lama, sesuatu yang tidak pernah kami bayangkan tiga bulan yang lalu,” kata Lakdawala dikutip india.com.

Sejauh ini, menurut Lakdawala, sebagian besar masalah terkait obesitas dapat ditangani dengan baik. Kendati demikian, Eman masih harus menjalani pengobatan yang intensif. 

“Dia terus menurunkan berat badan dengan cepat dan kami menunggunya agar bisa masuk ke mesin pemindai CT untuk mengetahui penyebab kelumpuhan dan kejangnya,” ujar Lakdawala. 

Setelah enam bulan, Eman akan mendapatkan obat percobaan untuk obesitas monogeniknya.

Sementara itu, dokter lainnya Dr Aparna Govil mengatakan Eman lebih waspada dari sebelumnya. “Sesi fisioterapinya telah berlangsung secara teratur. Para dokter hanya memperhatikan masalah neurologis Eman Ahmed, yang meliputi epilepsi serta serangan stroke yang dideritanya tiga tahun lalu,” ujar Govil.

Program penurunan berat badan ini dimulai dengan diet cairan secara ketat dan rutin melakukan fisioterapi. Untuk membatasi konsumsi makanannya, dokter melakukan operasi laparoskopi gastrektomi pada bagian perut Eman.

Sebelum mendapatkan perawatan dari dokter, Eman hanya bisa berbaring di kasurnya dan tidak bisa keluar rumah selama 20 tahun. Hal tersebut semakin memperburuk kondisi perempuan berusia 36 tahun ini.